Prinsip Kesenangan dan Kenyataan dari Freud

George Alvarez 05-10-2023
George Alvarez

Dalam artikel ini, Anda akan memahami apa itu Prinsip Kesenangan dan Prinsip Kenyataan bagi Freud, jadi baca terus untuk mengetahui semuanya!

PRINSIP KESENANGAN

Menurut Teori Kepribadian Freud, yang telah kita bahas, prinsip kesenangan adalah apa yang memandu Id. Ini berarti bahwa Id adalah kekuatan pendorongnya. Kita tahu bahwa apa yang dicari Id adalah kepuasan langsung dari dorongan manusia, yang pada gilirannya dapat bersifat keinginan atau kebutuhan primer. Karena prinsip kesenangan adalah kekuatan pendorong Id, kita dapat menyimpulkan bahwa ia memilikiSatu-satunya tujuan adalah untuk memuaskan impuls primitif kita, bisa berupa impuls rasa lapar, impuls kemarahan atau impuls seksual.

Mari kita ingat bahwa bagi Freud, Id adalah bagian biologis dari pikiran manusia, yang ada sejak lahir. Sama seperti ia dapat dianggap sebagai asal mula motivasi manusia yang paling kuat, ini adalah contoh mental yang cenderung tetap terkubur di alam bawah sadar.

Cukup memperhatikan bagaimana individu bertindak pada masa kanak-kanak awal. Pada fase ini, Id memerintah individu. Artinya, yang memandu tindakan kekanak-kanakan adalah Prinsip Kesenangan, yang mengorientasikan mereka selalu dalam arti memuaskan kebutuhan dasar mereka. Anak-anak yang lebih kecil cenderung menuntut pemuasan kebutuhan mereka, seperti rasa lapar, tidur, dan berbagai keinginan. Dan mereka melakukan hal itu tanpa mempertimbangkan tempat danHal ini karena di dalam diri mereka Ego tidak berkembang, yang pada gilirannya dipandu oleh Prinsip Realitas.

PRINSIP REALITAS

Sementara Id dipandu oleh prinsip kesenangan, Ego dipandu oleh prinsip realitas. Fungsi utamanya adalah untuk memuaskan hasrat Id sebanyak mungkin, tetapi dengan cara yang memadai secara sosial. Dalam hal ini, prinsip realitas berlawanan dengan prinsip kesenangan, tetapi tidak membatalkannya.prinsip-prinsip moral dari realitas sosial.

Prinsip Realitas berkembang, seperti halnya Ego, dari pendewasaan kepribadian dan dari kehidupan di masyarakat. Oleh karena itu, aspek-aspek budaya mengatakan banyak hal tentang konten yang akan mengisi Ego, meskipun fungsinya tetap.

Ego, yang diatur oleh prinsip realitas, berkaitan dengan menghindari bahaya dan menyesuaikan individu dengan realitas dan perilaku beradab. Freud lebih lanjut menyoroti bahwa tingkat Pra-Sadar juga diatur oleh Prinsip Realitas.

PRINSIP KESENANGAN DAN KENYATAAN

Sangat mungkin bahwa prinsip kesenangan bertentangan dengan aktivitas jiwa yang disadari, karena prinsip ini secara konstan berkaitan dengan menghindari bahaya dan memastikan adaptasi individu di dunia luar.

Ketika pikiran didominasi oleh prinsip kesenangan, yang dapat dipahami di sini sebagai pencarian kepuasan hasrat, kita dituntun untuk bertindak dengan cara yang sangat impulsif. Kita tahu bahwa tindakan impulsif mengabaikan aturan dan tidak mematuhi logika yang sangat rasional. Ada fungsi yang mengatur prinsip kesenangan, yang dapat disebut "logika" dalam arti luas, tetapi ini bukan logika yang rasional.

Maka, kita dapat mengatakan bahwa prinsip realitas merasionalisasi impuls-impuls kuno dari prinsip kesenangan untuk membatasi, dari aturan-aturan budaya, yang mana dari impuls-impuls ini yang dapat dipuaskan, kapan dan di mana impuls-impuls tersebut dapat diterima.

Lihat juga: Erik Erikson: psikoanalis dari Teori Perkembangan Psikososial

Oleh karena itu, Freud menyimpulkan bahwa semua pemikiran manusia di satu sisi merupakan konflik dan di sisi lain merupakan kompromi antara sistem pra-sadar (prinsip realitas) dan sistem bawah sadar (prinsip kesenangan).

Lihat juga: Gangguan Afektif Bipolar (BAD): dari mania hingga depresi

George Alvarez

George Alvarez adalah seorang psikoanalis terkenal yang telah berlatih selama lebih dari 20 tahun dan sangat dihormati di bidangnya. Dia adalah pembicara yang banyak dicari dan telah mengadakan banyak lokakarya dan program pelatihan tentang psikoanalisis untuk para profesional di industri kesehatan mental. George juga seorang penulis ulung dan telah menulis beberapa buku tentang psikoanalisis yang mendapat pujian kritis. George Alvarez berdedikasi untuk berbagi pengetahuan dan keahliannya dengan orang lain dan telah membuat blog populer di Kursus Pelatihan Online dalam Psikoanalisis yang diikuti secara luas oleh profesional kesehatan mental dan pelajar di seluruh dunia. Blognya menyediakan kursus pelatihan komprehensif yang mencakup semua aspek psikoanalisis, mulai dari teori hingga aplikasi praktis. George bersemangat membantu orang lain dan berkomitmen untuk membuat perbedaan positif dalam kehidupan klien dan siswanya.